SELAMAT DATANG DI BLOG LIA ASTUTI

Selasa, 04 Juli 2017

CURRICULUM VITAE

Daftar Riwayat Hidup

Data Pribadi
Nama Lengkap        :  Lia Astuti
Tempat/Tgl Lahir    :  Dumai, 12 Agustus 1998
Alamat                     :  Jln. Budi Tj. Palas Dumai Timur RIAU
Asal Kota                :   Riau
Agama                     :  Islam
Jenis Kelamin         :   Perempuan
Kewarganegaraan   :   Indonesia
Status                      :   Belum Menikah
Email                      :   Astutilia185@gmail.com

Pendidikan Formal :
1. Sekolah Dasar Negeri 021 Dumai (RIAU)
2. Sekolah Menengah Pertama 014 Dumai (RIAU)
3. SMA YKPP Dumai (RIAU)
4. Universitas Gunadarma Depok

Pendidikan Non Formal :
-Pelatihan ilmu komputer
-Kursus Bahasa Inggris

Organisasi :
- Anggota Pramuka SD
-Anggota Paskib SMA 
-Anggota FKK Gunadarma

               NERACA PEMBAYARAN INDONESIA TERHADAP MEKSIKO



NERACA PEMBAYARAN DAN SISTEM PERDAGANGAN DALAM DAN LUAR NEGERI
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.
Pengaruh perdagangan internasional terasa pada harga, pendapatan nasional, dan tingkat kesempatan kerja negara-negara yang terlibat dalam perdagangan internasional tersebut. Ekspor akan meningkatkan permintaan masyarakat, yaitu jumlah barang dan jasa yang diinginkan masyarakat di dalam negeri. Sebaliknya, impor akan menurunkan permintaan masyarakat di dalam negeri. Permintaan masyarakat akan memengaruhi kesempatan kerja dan pendapatan nasional, dan di antara lain akan tergantung pada besarnya ekspor neto, yaitu selisih antara ekspor dan impor. Bila ekspor neto positif, berarti ekspor lebih besar daripada impor, kesempatan kerja dan pendapatan nasional cenderung akan naik. Besarnya ekspor neto sangat ditentukan oleh nilai kurs mata uang negara yang bersangkutan.
NERACA PEMBAYARAN INDONESIA TERHADAP MEKSIKO
Sejak 1980-an Meksiko mereformasi kebijakan ekonomi dengan mengimplementasikan “Konsensus Washington” sebagai cetakbiru. Konsensus Washington merupakan merupakan “kesepakatan” yang dicapai IMF (International Monetary Fund), Bank Dunia (World Bank), dan Departemen Keuangan AS (US Treasury Department) pada akhir tahun 1990-an tentang paket kebijakan ekonomi yang dianggap tepat untuk mengatasi masalah-masalah pertumbuhan dan pembangunan berbagai negara berkembang. Sebagai konsekunsi dari kebijakan tersebut, sistem ekonomi Meksiko mengarah pada liberalisasi perdagangan dan privatisasi besar-besaran, kecuali beberapa sektor strategis seperti energi dan bahan bakar minyak. Dengan sistem ekonomi yang menggantungkan sepenuhnya pada supply and demand, pemerintah Meksiko pun memberi insentif bagi investor asing yang menanamkan dana bagi industri yang memberi dampak signifikan secara ekonomi.
Hanya 11% dari luas daratan Meksiko ditanami, yang kurang dari 3% adalah irigasi. Menghasilkan pendapatan atas tanaman termasuk jagung, tomat, tebu, kacang kering, dan alpukat. Meksiko juga menghasilkan pendapatan yang signifikan dari produksi daging sapi, unggas, daging babi, dan produk susu. Secara total, pertanian menyumbang 4,3% dari PDB pada 2009 dan 3% dari PDB pada tahun 2008, dan pekerjaan pertanian menyumbang sekitar 15% dari total lapangan kerja.
Amrika dan Meksiko adalah mitra dagang yang sangat dekat. Masalah-masalah perdagangan diselesaikan umumnya melalui negosiasi langsung antara dua negara atau ditangani melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atau Amerika Utara Perjanjian Perdagangan Bebas (NAFTA) prosedur penyelesaian sengketa formal. Daerah yang paling signifikan dari gesekan melibatkan produk pertanian serta lintas batas truk. Meksiko adalah anggota aktif dan konstruktif dari Organisasi Perdagangan Dunia, G-20, dan Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan. Pemerintah Meksiko dan banyak bisnis mendukung Kawasan Perdagangan Bebas Amerika.
Data PBD 2008-2014 Meksiko

 Grafik PDB 2008-2014 Meksiko
Ekspor dan Impor Perdagangan Meksiko
Dari sepuluh sektor industri strategis yang menjadi prioritas, pemerintah Meksiko menempatkan indutri kreatif pada posisi penting setelah dirgantara, pertanian, pangan, dan otomotif. Berkat kesungguhannya penggarap sektor ekonomi kreatif, terhitung sejak tahun 2004, Meksiko sukses menempatkan diri pada urutan kelima negara-negara berkembang pengekspor produk kreatif dengan total nilai ekspor USD 5,17 miliar. Film, produksi program televisi, dan pengembangan multimedia adalah sektor-sketor unggulan industri kreatif Meksiko. Dengan dukungan pemeriintah industri film dalam berkembang pesat dengan angka produksi tak kurang dari 117 film pada tahun sepanjang tahun 2011 dengan serapan tenaga kerja mencapai 30.000 orang. Selain film produksi nasional, menurut lembaga film Meksiko, setiap tahunnya negara tersebut menajdi lokasi syuting sekitar 10 produksi film asing yang masing-masing membelanjakan uang sekitar 8 hingga 10 juta USD. Dengan dijadikannya lokasi syuting keuntungan yang diraup pemerintag sekitar 120-130 juta USD per tahun. Lokasi favorit pembuatan film di Meksiko adalah Mexico City.
Meksiko -  impor: 223,700 impor/dunia=2.18%. impor/GDP= 22.37.
Meksiko -  Ekspor: 213,700 Ekspor/dunia=2.07%.
(Ekspor+impor)/GDP= 40.96%.  

Meksiko Perjanjian: Bank Pembangunan Inter-Amerika (IADB), CEPAL / ECLAC, ALADI, OEA, Komunitas Andes (berhubungan), NAFTA (Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko) (NAFTA), SICA (berhubungan), Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (AEPC), Perserikatan Bangsa-Bangsa, Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan, Bank Dunia.
Amerika Latin 
 Data perdagangan Meksiko

Grafik Neraca Perdagangan Meksiko 2008-2014



Grafik Impor Perdagangan Meksiko 2008-2014
Grafik Ekspor Perdagangan Meksiko 2008-2014


Nama Kelompok :
  • Aldi Rivaldi
  • Lia Astuti 
  • Venny Arifani


SUMBER:

Sabtu, 01 Juli 2017



PERTUMBUHAN EKSPOR INDONESIA TERHADAP NEGARA PERANCIS

Indonesia mempertimbangkan Perancis menjadi pintu gerbang utama untuk mengekspor produk dari Tanah Air ke pasar non-tradisional di negara-negara Eropa. Untuk itu, pemerintah bakal bekerja sama di bidang perdagangan dengan negara Eropa tersebut.
"Prancis mempunyai bidang industri yang dinamis dan merupakan salah satu yang paling kompetitif di dunia," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat bertemu Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet seperti dilansir Antara, Sabtu (17/12).
Menurutnya, saat ini Prancis menempati peringkat kedua, ketiga dan keempat Eropa untuk industri kimia, industri makanan, serta industri informasi dan telekomunikasi. Upaya ini perlu dijajaki melalui kerja sama kedua negara di sektor industri serta bidang standardisasi dan pertukaran informasi terkait regulasi teknis (non-tariff measures) guna menembus pasar tersebut.
Airlangga juga memandang Prancis sebagai mitra penting Indonesia dalam hubungan perdagangan karena dapat meningkatkan pertumbuhan industri dan ekonomi nasional.
"Diperlukan peningkatan kerja sama ekonomi bagi kedua negara untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dan investasi," tegasnya.
Pada 2015, nilai impor Indonesia dari Prancis mencapai USD 1,3 miliar untuk komponen pesawat terbang, kendaraan, dan mesin elektronik, serta produk susu dan farmasi.
Sedangkan, ekspor Indonesia ke Prancis mencapai USD 972 juta yang meliputi mesin elektronik, alas kaki, karet dan produk karet, furniture, pakaian dan aksesoris, kopi, serta teh dan rempah-rempah.
Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi Prancis di Indonesia pada periode 2011 sampai September 2016 secara total mencapai 783 proyek dengan nilai investasi sebesar USD 771,2 juta. Adapun, 174 proyek investasi yang bergerak di sektor manufaktur bernilai investasi USD 323,7 juta.
"Perusahaan asal Prancis yang saat ini beroperasi di Indonesia antara lain perusahaan peralatan listrik PT Schneider Indonesia, yang saat ini telah mengekspor 75 persen dari produksi mereka ke negara-negara ASEAN, Amerika Serikat dan Eropa," kata Airlangga.
Indonesia juga menjadi basis produksi terbesar untuk Schneider Electric di kawasan Asia Tenggara serta ketiga terbesar di Asia setelah China dan India.
Selanjutnya, PT Weda Bay Nickel (ERAMET), perusahaan pertambangan asal Prancis ini bekerja sama dengan Mitsubishi Corporation, Pacific Metals Co Ltd, dan PT Aneka Tambang Tbk serta didukung oleh Pemerintah Daerah telah membangun industri strategis dalam pengolahan nikel di Halmahera, Maluku Utara.
Dengan investasi USD 6 miliar, pabrik ini akan menghasilkan sekitar 4,5 juta ton per tahun dari nikel dan 4000 ton per tahun kobalt, serta menyerap tenaga kerja 2.400 orang di lokasi tersebut.
"Selain itu, ada PT. Saint-Gobain Construction Products Indonesia GYPROC Saint-Gobain, Michelin, Airbus Group, Galleries Lafayette, TOTAL, dan lain-lain," jelasnya.
Bahkan, perusahaan pelayaran asal Prancis, CMA dan CGM Group akan berinvestasi di Indonesia serta adanya potensi kerja sama kegiatan penelitian dan pengembangan antara Center of Excellence Toulouse White Bio-Technology dengan Balai Riset dan Lembaga Pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Indonesia mempertimbangkan Perancis sebagai pintu gerbang utama untuk mengekspor produk dari Tanah Air ke pasar non-tradisional di negara-negara Eropa. Hal itu dilakukan dengan landasan Perancis memiliki industri yang dinamis dan merupakan salah satu negara dengan industri paling kompetitif di dunia. Perancis menempati peringkat kedua, ketiga dan keempat Eropa untuk industri kimia, industri makanan, serta industri informasi dan telekomunikasi.

"Perancis mempunyai bidang industri yang dinamis dan merupakan salah satu yang paling kompetitif di dunia," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat bertemu Duta Besar Perancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet di Kementerian Perindustrian di Jakarta, Sabtu, (17/12/2016).

Melalui siaran pers, seperti dikutip dari Antara, Airlangga menerangkan upaya ini perlu dijajaki melalui kerja sama kedua negara di sektor industri serta bidang standardisasi dan pertukaran informasi terkait regulasi teknis (non-tariff measures) guna menembus pasar tersebut.

Airlangga juga memandang Perancis sebagai mitra penting Indonesia dalam hubungan perdagangan karena dapat meningkatkan pertumbuhan industri dan ekonomi nasional.

Pada tahun 2015 ekspor Indonesia ke Perancis mencapai 972 juta dollar AS yang meliputi mesin elektronik, alas kaki, karet dan produk karet, furniture, pakaian dan aksesoris, kopi, serta teh dan rempah-rempah.

Sementara itu, berdasarkan data BKPM, realisasi investasi Perancis di Indonesia pada periode tahun 2011 sampai September 2016 secara total mencapai 783 proyek dengan nilai investasi sebesar 771,2 juta dollar AS.

Adapun 174 proyek investasi yang bergerak di sektor manufaktur bernilai investasi 323,7 juta dollar AS.

"Diperlukan peningkatan kerja sama ekonomi bagi kedua negara untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dan investasi," ujarnya.

Sementara itu, tahun 2015, nilai impor Indonesia dari Perancis mencapai 1,3 miliar dollar AS untuk komponen pesawat terbang, kendaraan, dan mesin elektronik, serta produk susu dan farmasi.

Indonesia juga menjadi basis produksi terbesar untuk Schneider Electric di kawasan Asia Tenggara serta ketiga terbesar di Asia setelah RRT dan India

"Perusahaan asal Perancis yang saat ini beroperasi di Indonesia antara lain perusahaan peralatan listrik PT. Schneider Indonesia, yang saat ini telah mengekspor 75 persen dari produksi mereka ke negara-negara ASEAN, Amerika Serikat dan Eropa,” ungkap Airlangga.

Selanjutnya, PT. Weda Bay Nickel (ERAMET), perusahaan pertambangan asal Perancis ini bekerja sama dengan Mitsubishi Corporation, Pacific Metals Co Ltd, dan PT Aneka Tambang Tbk serta didukung oleh Pemerintah Daerah telah membangun industri strategis dalam pengolahan nikel di Halmahera, Maluku Utara.

Dengan investasi 6 miliar dollar AS, pabrik ini akan menghasilkan sekitar 4,5 juta ton per tahun dari nikel dan 4000 ton per tahun kobalt, serta menyerap tenaga kerja 2.400 orang di lokasi tersebut.

"Selain itu, ada PT. Saint-Gobain Construction Products Indonesia GYPROC Saint-Gobain, Michelin, Airbus Group, Galleries Lafayette, TOTAL, dan lain-lain,” sebut Airlangga.

Bahkan, perusahaan pelayaran asal Perancis, CMA dan CGM Group akan berinvestasi di Indonesia serta adanya potensi kerja sama kegiatan penelitian dan pengembangan antara Center of Excellence Toulouse White Bio-Technology dengan Balai Riset dan Lembaga Pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Hubungan Perancis dengan Indonesia
1) Bidang Diplomatik
Masing-masing Negara menempatkan duta besar sebagai perwakilannya.
2) Bidang Sosial Ekonomi
  • Negara Perancis banyak membantu Negara Indonesia melalui CGI (Consultative Group on Indonesia). Hal ini sangat membantu sekali dalam proses memperlancar pembangunan ekonomi di Indonesia.
  • Banyak Perusahaan-perusahaan swasta Perancis yang menanamkan modalnya di Negara Indonnesia.
3) Bidang Pendidikan Dan kebudayaan
  • Tukar menukar pelajar, mahasiswa, dan staf pengajar. Mahasiswa Indonesia banyak melanjutkan sekolahnya pada bidang kedokteran, ekonomi, teknik, dan sastra di Perancis. Sedangkan mahasiswa Perancis banyak belajar di Indonesia pada bidang sastra dan budaya.
  • Di bidang budaya, negara Indonesia sering melakukan pagelaran / pameran di negara Perancis sebagai upaya promosi agar wisatawan Perancis lebih banyak yang berkunjung ke Negara Indonesia.
4) Bidang Perdagangan
  • Impor dari Indonesia antara lain minyak sawit, kopi, lada, kayu lapis, dan ikan.
  • Ekspor ke Indonesaia antara lain lokomotif, barang elektronoka, mobil, kapal terbang, pakaian, dan parfum. 


     Nama Kelompok :
  • Aldi Rivaldi
  • Lia Astuti 
  • Venny Arifani

  • Sumber :

Jumat, 26 Mei 2017



GO-JEK

GO-JEK adalah sebuah perusahaan teknologi berjiwa sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor informal di Indonesia. Dan merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani angkutan melalui jasa ojek. Perusahaan ini di dirikan  pada tahun 2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim, aplikasi GO-JEK sudah diunduh  sebanyak  hampir 10 juta kali di Google Play pada system operasi Android. Saat ini juga ada untuk iOS, di App Store. Kami bermitra dengan sekitar 200.000 pengendara ojek yang berpengalaman dan terpercaya di Indonesia, untuk menyediakan berbagai macam layanan, termasuk transportasi dan pesan antar makanan. Kegiatan GO-JEK bertumpu pada tiga nilai pokok: kecepatan, inovasi, dan dampak sosial. Para Driver GO-JEK mengatakan bahwa pendapatan mereka meningkat semenjak bergabung sebagai mitra, mereka juga mendapatkan santunan kesehatan dan kecelakaan, serta mendapat akses ke lebih banyak pelanggan melalui aplikasi kami.
GO-JEK telah resmi beroperasi di 25 kota besar di Indonesia, termasuk Medan, Batam, Palembang, Pekanbaru, Jambi, Padang, Bandar Lampung, Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Gresik, Malang, Sidoarjo, Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Makassar, Denpasar, Mataram dengan rencana pengembangan di kota-kota lainnya pada tahun mendatang.
4P pada Gojek
PRODUCT :
1.     GO-RIDE merupakan layanan gojek untuk mengantarkan konsumen kemana saja sesuai alamat yang dituju.
2.     GO-SEND yang merupakan layanan pengiriman barang layaknya JNE,  akan tetapi waktu pengiriman lebih cepat tidak membutuhkan waktu yang lama.
3.     GO-BUSWAY merupakan layanan jasa gojek untuk membantu para calon penumpang busway transjakarta dalam mencari/melihat halte-halte busway + rute, dan juga solusi pengantar calon penumpang busway dari lokasi dia berada menuju halte yang diinginkan.
4.     GO-FOOD adalah salah satu fitur dalam aplikasi GO-JEK. GO-FOOD memberikan pelanggan kemudahan dalam layanan pesan antar makanan.
5.     GO-CLEAN merupakan jasa atau pelayanan bersih-bersih baik itu untuk membersihkan rumah atau kantor atau yang lainnya.
6.     GO-BOX melayani untuk memesan mobil pickup, mobil boks, truk engkel dan truk engkel boks untuk antar dan kirim barang dalam jumlah besar.
7.     GO-GLAM merupakan jasa layanan salon, yang memberikan kemudahan unutuk melakukan perawatan kecantikan dan lain sebaginya
8.     GO-MART adalah layanan terbaru dari GO-JEK, diciptakan untuk memberikan kemudahan berbelanja dari aplikasi ponsel, dimanapun kita berada, terdapat puluhan toko dengan puluhan ribu produk, sehingga akan lebih  praktis dan kemudahan berbelanja.
9.     GO-MASSAGE yang merupakan layanan untuk memesan tukang pijat.
PRICE
1.     Go-Ride (ojek motor)
Khusus untuk wilayah Jakarta, di luar jam sibuk "rush hour," Rp 1.500 per kilometer dengan tarif minimum Go-Ride adalah Rp 12.000. Selanjutnya dikenai tarif Rp 1.500 per kilometer. Sedangkan, tarif pada jam sibuk adalah Rp 2.000 per kilometer dengan  tarif minimum Rp 15.000.
2.     Go-Food (layanan antar makanan)
Untuk restoran yang tak bermitra dengan Go-Jek, tarif pengantaran menjadi Rp 15.000. Sementara untuk restoran yang menjalin kerja sama dibebankan tarif pengantaran Rp 5.000.



Strategi Promosi Jasa Go-Jek
Dari paparan penjelasan diatas kami menetapkan bahwa media promosi kita menggunakan periklanan dan hubungan masyarakat karena, media komunikasi/promosi jasa ini sesuaidengan usaha yang kami Jalankan.
A.    Penetapan Periklanan
Penetapan media periklanan yang kami ambil untuk mengenalkan Go-Jek Indonesia ini adalah menggunakan media Internet dan juga melalui tradisional markering seperti publikasi memalui brosur dan juga dari mulut ke mulut, dimana menurut kami media yang kami pilih ini sesuai dengan produk kami karena produk kami adalah tergolong produk baru dan juga dalam saluran distribusi diatas kami sudah menyebutkan bahwa kami menggunakan sistem pesanan (saluran distribusi langsung). Kalau kita hubungkan dengan landasan teori diatas media periklanan melalui internet memiliki keunggulan yang menguntungkan usaha baru, dimana keunggulannya adalah Selektivitas tinggi; biaya rendah; segera; kemampuan intekratif.
Selain itu kami juga melakukan E-camers dalam proses penjualan, pembayaran dan juga sekalian dapat membangun hubungan dengan konsumen. Ini dibuktikan dengan Go-Jek ini menggunakan aplikasi android dalam hal pemesanan jasanya.
B.     Penetapan Hubungan Masyarakat
Berhubung Go-jek Indonesia ini adalah tergolong usaha baru di indonesia, kami penetapan promosi penjualan dengan cara Publisitas Produk Baru melalui Situs Internet (website), dimana Publisitas adalah suatu instrumen dalam memperkenalkan produk atau jasa baru dan juga situs internet sebagai alat humas merupakan suatu fenomena yang relative baru dalam bidang pemasaran. Dimana banyak pemasar awalnya menggunakan situs mereka sebagai cara utnuk mengiklankan produk dan jasa mereka, para professional humas saat ini
merasa bahwa situs ini merupakan alat yang baik untuk menyampaikan pesan berita atas suatu produk, meningkatkan produk, hubungan strategis, dan penghasilan keuangan.

TOKOH NASIONAL BISNIS ADVISER

Billy Boen adalah entrepreneur muda asal Indonesia. Billy lahir di Jakarta tanggal 13 Agustus 1978. Pada usia yang relatif muda, Billy (panggilan Billy Boen) telah menjadi pimpinan di beberapa perusahaan. Pada 2005, ketika usianya baru 26 tahun, Billy dinobatkan menjadi General Manager PT Oakley Indonesia.

Alasan   :
Billy Boen menyelesaikan pendidikan S-1 bidang manajemen dari Utah State University (USU), Amerika Serikat, hanya dalam waktu 2 tahun 8 bulan, mulai 1996 hingga 1999. Dalam periode itu juga, Billy menjadi presiden PERMIAS (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat) di kampusnya. Ia juga bergabung dengan persatuan mahasiswa di USU yang bernama Sigma Chi. Billy meneruskan studinya ke State University of West Georgia untuk gelar MBA. Studi S-2 ini ia tempuh dalam tempo setahun dengan predikat kelulusan cum laude, di usia 22 tahun. Seusai lulus, ia memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia.

Nama Kelompok :
-Aldi Rivaldi
-Lia Astuti
-Venny Arifani

SUMBER :