SELAMAT DATANG DI BLOG LIA ASTUTI

Sabtu, 24 Maret 2018

Pengertian Hukum Ekonomi dan Kasus Hukum Ekonomi


Pengertian Ekonomi dan Hukum Ekonomi
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti dari masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut akan berdampak terjadinya kelangkaan.

Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau keterkaitan suatu peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan lainnya dalam kehidupan ekonomi yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Dibawah ini adalah kasus hukum ekonomi :

Naiknya Kurs Dollar

Saat ini seperti yang kita ketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar memang sangat melemah dari waktu ke waktu. Apa saja penyebab dan dampak dari naiknya kurs dollar tersebut dan bagaimana cara mengatasinya?
Pasti kalian pernah mengingat peristiwa yang terjadi ditahun 1998? Dimana nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar sehingga kita membutuhkan uang yang lebih banyak untuk bisa mendapatkan 1 dollar. Jadi mata uang rupiah melemah yang terjadi adalah kekuatan nilai tukar rupiah mengalami penurunan. Secara mudahnya bisa kita bayangkan jika sebelumnya dengan Rp9.000,00 kita bisa mendapatkan 1 dollar, namun ketika rupiah melemah kita harus mengeluarkan uang yang lebih besar misalkan Rp11.000,00 untuk bisa mendapatkan 1 dollar.

Saat ini Indonesia Nilai tukar Dolar AS terhadap rupiah yang saat ini terus tertekan hingga kisaran Rp 13.750 dianggap sebagai momen yang tepat untuk menjual mata uang tersebut. Dalam kurun waktu lima hari terakhir, dollar yang sempat mencatat pelemahan pada angka Rp 13.288 pada hari Kamis 1 Maret 2018, sampai tanggal 5 maret terus melambung hingga di angka Rp 13.755.

Alasan yang menyebabkan Kurs Dollar terhadap Rupiah semakin naik :
1.        Meningkatnya perekonomian di Amerika Serikat
2.        Lemahnya nilai mata uang melanda seluruh dunia
3.        Harga komoditas ekspor Indonesia harganya anjlok
4.        Kinerja ekspor semakin merosot
5.        Impor barang tinggi

Dampak negatif melemahnya nlai tukar rupiah Indonesia terhadap dollar Amerika Serikat bagi perekonomian Indonesia :
1.        Beban hutang negara dan swasta makin berat
2.        Harga bahan baku impor akan naik
3.        Meningkatnya beban anggaran negara

Apa yang akan terjadi jika kondisi Rupiah terus melemah ?
1.      Investor asing melakukan penarikan besar-besaran terhadap mata uang dollar yang mereka simpan.
2.        Beberapa usaha makro di Indonesia tidak bisa berjalan dengan baik. Menguatnya dollar juga membuat ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran yang ada.
3.        Jika sudah begini tentu saja malahan membuat biaya impor beberapa bahan baku ke luar negeri menjadi meningkat juga.
4.        Suku bunga juga akan meningkat di beberapa bank.
5.        Inflasi bahan pangan meningkat.
6.        Semua harga barang-barang akan melonjak naik, Hal itu menurunkan daya beli konsumsi masyarakat.
7.        Pengangguran meningkat.
8.        Melemahnya kegiatan konsumsi dan investasi menghambat pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.
9.        Meningkatkan pengangguran sehingga tingginya tingkat kriminal dan kemiskinan.
10.    Kesejahteraan masyarakat menurun. Dampak spiral selanjutnya ialah menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat.

Upaya pemerintah dalam mengendalikan melemahnya laju nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat  
1.        Menerapkan kembali UU No 7/2011.
Salah satu upaya nyata yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi pelemahan rupiah adalah menegakkan kembali UU No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. UU tersebut dengan tegas menetapkan bahwa setiap transaksi harus dilakukan dengan mata uang rupiah. Bila berhasil dilaksanakan sepenuhnya, tentu rupiah akan terjaga dari tekanan fluktuasi. Jadi, di dalam negeri akan dilarang bertransaksi dengan dolar.
2.        Mendongkrak ekspor.
Ekspor industri, terutama industri manufaktur, menjadi fokus pemerintah karena sektor tersebut dapat memberikan nilai tambah pada kegiatan ekspor. Upaya untuk meningkatkan ekspor industri manufaktur ini sangat menjadi perhatian pemerintah, mengingat sektor industri manufaktur merupakan sektor yang memberikan nilai tambah tinggi bagi kegiatan ekonomi, termasuk kegiatan ekspor.
3.        Menjaga kestabilan harga makanan poko agar kualitas hidup masyarakat terjaga.
4.        Meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan domestic sebagai lahan konsumsi nasional.
5.        Mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak dari non-peoduktif kea rah produktif.

Pihak-pihak yang diuntungkan dan dirugikan atas melemahnya nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dollar Amerika Serikat.
Pihak yang diuntungkan antara lain :
Ø  Para pemilik tabungan Dollar
Ø  Para pengusaha ekspor
Ø  Sektor pariwisata
Ø  Para pekerja freelence
Ø  Gaji TKI di luar negeri semakin besar

Pihak yang dirugikan antara lain :
Ø  Para importir
Ø  Para pemilik utang luar negeri : pemerintah dan swasta
Ø  Para pelaku dunia bisnis
Ø  Dampak pada suku bunga

Jadi gimana dong solusinya ?
Solusinya adalah harus menaikkan suku bunga, alternatifnya mengurangi defisit bunga APBN, dengan mengurangi defisit bunga APBN, maka pertumbuhan impor juga bisa direm sehingga defisit neraca berjalan dan defisit anggaran juga bisa dikurangi. Hal itu juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi tekanan negatif rupiah saat ini.
Dan juga memperbesar pengadaan dollar di dalam negeri dengan cara :
1.        Mempercepat investasi asing.
2.        Mempercepat kenaikan suku bunga dan intervemsi valuta asing.
3.        Pemerintah disarankan melakukan kontrol terhadap aliran modal.

Kesimpulan
Sebagai negara berkembang, Indonesia harus siap dengan situasi apapun yang akan mempengaruhi perekonomian dalam negeri dari pasar global.
Intinya, kebijakan BI yang efektif harus didukung aliran modal asing ke sektor rill dan kebijakan pemerintah yang kondusif.
Penguatan rupiah adalah tanggung jawab bersama, yakni pemerintah, BI, dan elite indoneisa (yang diduga masih menyimpan puluhan miliar dollar di luar negeri).
Tanpa kebijakan bersama dan rasa kebersamaan menghadapi dilemma rupiah, maka rupiah bisa terus melemah dan taruhannya adalah kesejahteraan rakyat.

Saran
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar memberikan banyak dampak negatif terhadap para pelaku bisnis, hal ini disebabkan bahan baku produksi yang sebagian besar harus diimpor dari luar negeri karena persediaan dalam negeri yang terbatas. Hal ini tidak dapat dibiarkan terjadi secara terus-menerus, karena akan menghambat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Diperlukan peran penting dari pemerintah untuk menstabilkan kembali nilai rupiah, karena kebijakan yang dilakukan pemerintah saat ini dinilai lamban dan tidak efektif mengingat posisi nilai tukar rupiah saat ini masih dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
Namun kita sebagai konsumen selayaknya mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh pemerintah selama ini dengan cara membeli produk dalam negeri dan membatasi pembelian produk dari luar, melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang rupiah serta memilih berlibur di Indonesia daripada ke luar negeri. Hal ini sedikit banyak dapat memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sehingga perekonomian Indonesia menjadi stabil.




Daftar Pustaka :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar