SELAMAT DATANG DI BLOG LIA ASTUTI

Rabu, 30 November 2016

1. Pengertian Marketing Mix

Marketing Mix adalah sekumpulan variabel-variabel pemasan yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam target pemasaran.


2. Marketing Mix mempunya 7P, sebagai berikut :
1. Produk
2. Price
3. Promotion/People
4. Place
5. Partisipant/People
6. Proses
7. Physical Evidence

3. Pengertian Orientasi Pasar

Orientasi pasar merupakan sesuatu yang penting bagi perusahaan sejalan dengan meningkatnya persaingan global dan perubahan dalam kebutuhan pelanggan dimana perusahaan menyadari bahwa mereka harus selalu dekat dengan pasarnya. Orientasi pasar merupakan budaya bisnis dimana organisasi mempunyai komitmen untuk terus berkreasi dalam menciptakan nilai unggul bagi pelanggan.

Contoh :
Perusahaan yang mengadakan orientasi pasar yaitu seperti tempat restaurant, jadi kalau di restaurant kan makanan nya harus disurvei dulu atau dicoba dulu makanannya layak untuk dijual atau engga. Jadi, kalau direstaurant itu di teliti oleh orang yang mengerti tentang layak atau engganya makanan tersebut.

Contoh :
Perusahaan yang tidak mengadakan orientasi pasar yaitu seperti warung tegal atau biasanya itu orang yang promosi dijalan, dan orang-orang untuk mencoba makanan itu, mencobanya juga tanpa bayar. Jadi, disini yang mencoba itu hanyalah masyarakat biasa.

 4. Masalah harga yang dapat memberikan dorongan bagi produsen untuk membuat barang :
Jadi, disini produsen juga harus mementingkan harga dari bahan-bahan yang dibeli oleh produsen, jika harga bahan-bahan yang dibeli itu mahal produsen juga membuat barang produksi nya menjadi sedikit, Tetapi kalo produsen membuat barang nya lebih banyak lagi, maka bisa dijual ke konsumen dengan harga yang pas. Tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.
Dan produsen dalam membuat barang tentu memperhatikan aspek harga terlebih dahulu sebab harga yang mahal akan memberatkan si produsen itu sendiri dalam membuat barang yang akan diproduksi.
Pengaruh harga bagi konsumen dalam menetapkan pembeliannya :
Pengaruhnya sebab konsumen tentu mencari barang yang dibelinya dengan kualitas yang terbaik, tapi tetap dengan harga yang stabil dan tidak terlalu mahal , dan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen sehari-hari.




 SUMBER :

Sabtu, 26 November 2016



Pengertian Dari :
a. Bonus
Adalah upah tambahan di luar gaji atau upah sebagai hadiah atau perangsang; gaji, upah ekstra yang dibayarkan kepada karyawan. Perusahaan memberikan bonus setiap tahun dengan waktu yang tidak ditentukan, bisa di awal tahun, pertengahan, atau akhir tahun. Besarnya bonus yang ditetapkan adalah 1 sampai 2 kali gaji pokok karyawan.

b. Gaji
Adalah uang atau sesuatu yang berkaitan dengan uang yang diberikan kepada pegawai. Balas jasa yang dibayar secara periodik kepada karyawan yang tetap serta mempunyai jaminan yang pasti.

c. Upah
Adalah suatu penerimaan sebagai suatu imbalan dari pemberi kerja kepada penerima kerja untuk suatu pekerjaan/jasa yang telah dan akan dilakukan ber-fungsi sebagai jaminan kelangsungan kehidupan yang layak bagi kemanusiaan dan produksi

d. Kompensasi
Adalah harga untuk jasa yang diterima atau diberikan oleh orang lain bagi kepentingan seseorang. Selain itu, kompensasi adalah seluruh imbalan yang diterima karyawan atas hasil kerja karyawan tersebut pada organisasi.

Teori Upah
Ada 2 teori tentang upah:
a.    Teori tawar manawar
Menyatakan bahwa tingkat upah ditentukan oleh tawar menawar di pasaran tenaga kerja. Pembeli ialah pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja dan penjualnya ialah calon karyawan, mungkin juga melalui organisasi tenaga kerja sebagai perwakilan mereka. Jika titik keseimbangan yang dicapai itulah yang menetapkan besarnya upah.

b.    Teori standar hidup.
Didasarkan atas keyakinan bahwa buruh harus dibayar secara layak agar dapat memenuhi kebutuhan standar hidupnya. Standar hidup ini diartiakn cukup untuk membiayai keperluan hidup seperti makanan, pakaian, perumahan, rekreasi, pendidikan dan perlindungan asuransi. Tidak ada suatu cara yang dapat dipakai untuk menetapkan upah ini, dan pada umumnya penetapan upah merupakan kombinasi dari berbagai pertimbangan. 


Pengertian Dari :
a. Outsourcing
Adalah penyerahan tanggung jawab kegiatan perusahaan kepada pihak ketiga sebagai pengawas pelayanan yang telah disepakati. Penyerahaan kegiatan, tugas atau pun pelayanan pada pihak lain, dengan tujuan untuk mendapatkan tenaga ahli serta meningkatkan efesiensi dan efektivitas perusahaan.

b. Motivasi
Adalah dapat dipandang sebagai fungsi, berarti motivasi berfungsi sebagai daya enggerak dari dalam individu untuk melakukan aktivitas tertentu dalam mencapai tujuan. Motivasi dipandang dari segi proses, berarti motivasi dapat dirangsang oleh faktor luar, untuk menimbulkan motivasi dalam diri sendiri.


c. Job Description
Adalah bagian penting dari sistem pengembangan SDM. Ibarat navigator, job desc adalah peta yang menentukan arah, kemana harus berbelok, berapa kecepatan yang diperlukan dan seterusnya. Job description merupakan panduan dari perusahaan kepada karyawannya dalam menjalankan tugas.

d. Separation (PHK)
PHK adalah pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara karyawan dan perusahaan. apabila kita mendengar istilah PHK, yang biasa terlintas adalah pemecatan sepihak oleh pihak perusahaan karena kesalahan karyawan.


Tindakan Pemimpin Perusahaan Untuk Menjaga Pelayanan Tepat Waktu

Ø  Memuaskan Pelanggan
Ø  Tidak ada keluhan pelanggan.
Ø  Orang pelayanan wajib menanggapi dari permasalahan/keluhan pelanggan
Ø  Mengetahui sumber-sumber keluhan pelanggan dan mengetahui cara mengatasi keluhan tersebut.

Melaksanakan pelayanan prima berdasarkan konsep tindakan (action) terdiri dari lima hal/tindakan sebagai berikut :
1.Mencatat pesanan pelanggan
2.Mencatat kebutuhan pelanggan
3.Menegaskan kembali kebutuhan pelanggan
4.Mewujudkan kebutuhan pelanggan
5.Menyatakan terima kasih dengan harapan pelanggan kembali




Sumber Referensi :

Sabtu, 19 November 2016



1. Fungsi Manajemen Dalam Perusahaan
a. Perencanaan (Planning)
Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan, kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut. Dan bagaimana suatu perusahaan mencapai goal nya, dengan mencapai goal nya harus ada vision, mission, dan task (tugas dan kewajiban).

b. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
Organizing adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik, seperti uang, peralatan, bahan baku, waktu dan tenaga. Fungsi pengorganisasian adalah melaksanakan tugas yang direncanakan sebelumnya.

c. Fungsi pengarahan (Directing)
Directing adalah upaya untuk menciptakan kerya yang dinamis agar pekerjaan nya lebih efisien. Dalam, fungsi pengarahan ini adalah membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja nya, agar bekerja seacara efisien.
d. Fungsi Pengendalian (Controlling)

Controlling adalah upaya untuk menilai sebuah kinerja yang memenuhi standar. Dan fungsi pengendalian ini adalah dapat mengendalikan perusahaan dengan baik.

2. Persamaan Akuntansi
Aktiva = Passiva
Harta  = Utang + Modal
Ket :
Harta (Aset) : Yaitu semua milik (kekayaan) dari suatu perusahaan
Utang (Liabilitas) : Yaitu kewajiban perusahaan terhadap pihak lain
Modal (Ekuitas): Yaitu hak pemilik perusahaan
Aset dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Aset lancar : Kas, Piutang, Persediaan
2. Aset tetap  : mesin, pabrik, kantor, kendaraan
Liability : Utang Dagang, Obligasi, Utang bank
Ekuitas  : Modal setor, Saham, Laba Ditahan


3. Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas
a. Likuiditas
Yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya yg segera harus dipenuhi.
Suatu perusahaan mempunyai “kekuatan membayar” belum tentu dapat memenuhi segala kewajiban finansialnya.

b. Solvabilitas
Yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi segala kewajiban finansialnya pada saat perusahaan tersebut dilikuidasi.
Solvabilitas perusahaan dapat diukur dengan cara :
Membandingkan jumlah aktiva (total asset) dengan jumlah utang (baik jangka pendek maupun jangka panjang).

c. Rentabilitas
Yaitu
suatu perusahaan menunjukkan suatu perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut

4. Ruang Lingkup Manajemen Keuangan
a. Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahmya dan menggunakannya se-efektif, se-efisien, seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba.

b. Peran dan tanggung jawab menajer keuangan
Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal. Hal ini juga penting untuk menjamin bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan pengelolaan aset-aset secara efisien, Manajer Keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekeyaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

c. Tanggung jawab manajer keuangan :
1. Mengambil keputusan investasi (investment decision)’. Menyangkut masalah pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompokkesempatan yang ada, memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilaipaling menguntungkan.
2. Mengambil keputusan pembelanjaan (financing decision). Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi, memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah.
3. Mengambil keputusan dividen (dividend decision). Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham.