SELAMAT DATANG DI BLOG LIA ASTUTI

Sabtu, 19 November 2016



1. Fungsi Manajemen Dalam Perusahaan
a. Perencanaan (Planning)
Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan, kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut. Dan bagaimana suatu perusahaan mencapai goal nya, dengan mencapai goal nya harus ada vision, mission, dan task (tugas dan kewajiban).

b. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
Organizing adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik, seperti uang, peralatan, bahan baku, waktu dan tenaga. Fungsi pengorganisasian adalah melaksanakan tugas yang direncanakan sebelumnya.

c. Fungsi pengarahan (Directing)
Directing adalah upaya untuk menciptakan kerya yang dinamis agar pekerjaan nya lebih efisien. Dalam, fungsi pengarahan ini adalah membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja nya, agar bekerja seacara efisien.
d. Fungsi Pengendalian (Controlling)

Controlling adalah upaya untuk menilai sebuah kinerja yang memenuhi standar. Dan fungsi pengendalian ini adalah dapat mengendalikan perusahaan dengan baik.

2. Persamaan Akuntansi
Aktiva = Passiva
Harta  = Utang + Modal
Ket :
Harta (Aset) : Yaitu semua milik (kekayaan) dari suatu perusahaan
Utang (Liabilitas) : Yaitu kewajiban perusahaan terhadap pihak lain
Modal (Ekuitas): Yaitu hak pemilik perusahaan
Aset dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Aset lancar : Kas, Piutang, Persediaan
2. Aset tetap  : mesin, pabrik, kantor, kendaraan
Liability : Utang Dagang, Obligasi, Utang bank
Ekuitas  : Modal setor, Saham, Laba Ditahan


3. Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas
a. Likuiditas
Yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya yg segera harus dipenuhi.
Suatu perusahaan mempunyai “kekuatan membayar” belum tentu dapat memenuhi segala kewajiban finansialnya.

b. Solvabilitas
Yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi segala kewajiban finansialnya pada saat perusahaan tersebut dilikuidasi.
Solvabilitas perusahaan dapat diukur dengan cara :
Membandingkan jumlah aktiva (total asset) dengan jumlah utang (baik jangka pendek maupun jangka panjang).

c. Rentabilitas
Yaitu
suatu perusahaan menunjukkan suatu perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut

4. Ruang Lingkup Manajemen Keuangan
a. Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahmya dan menggunakannya se-efektif, se-efisien, seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba.

b. Peran dan tanggung jawab menajer keuangan
Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal. Hal ini juga penting untuk menjamin bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan pengelolaan aset-aset secara efisien, Manajer Keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekeyaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

c. Tanggung jawab manajer keuangan :
1. Mengambil keputusan investasi (investment decision)’. Menyangkut masalah pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompokkesempatan yang ada, memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilaipaling menguntungkan.
2. Mengambil keputusan pembelanjaan (financing decision). Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi, memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah.
3. Mengambil keputusan dividen (dividend decision). Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar